Minggu, 07 Juli 2024

Kisah Seekor Ular dan Orang Yang Mabuk

 




Dari yusuf bin husain, dia berkata, “suatu hari aku bersama Dzunnun Al-Mishri berada ditepi anak sungai. tiba- tiba aku melihat  kalajengking yang besar berada diseberang anak sungai tersebut, lalu nampak pula seekor katak keluar dari seberang anak sungai itu. Kemudian si kalajengking naik ketubuh sikatak, lalu menyeberangi anak sungai.

               Dzunnun berkata, “Inna li Hadzal aqrabi la sya’nan, famhi bina……’ kalajengking ini pasti memiliki misi, mari kita mengikutinya.

               Maka kami pun mengikuti jejaknya. Ternyata ada seorang laki-laki yang mabuk yang sedang tidur. Lalu muncul seekor ular yang datang dan merayap naik ke tubuhnya dari arah pusarnya  menuju ke arah dadanya, nampakya ular itu mencari lobang telinganya. Tiba-tiba kalajengking itu datang dan menyengat ular tersebut sehingga ular tersebut berbalik dan mati. Kemudian si kalajengking itu kembali turun ke anak sungai dan nampak si katak telah menghampirinya, lalu kalajengking itu menaiki punggung si katak hingga ke sebrang anak sungai.

               Dzunnun mambangunkan orang mabuk yang tidur tersebut. Ia membuka matanya, setelah itu Dzunnun berkata: “Wahai anak muda, lihatlah bagaimana Allah menyelamatkanmu. Kalajengking ini membunuh ular yang ingin menggigitmu”. Kemudian Dzunnun menyenandungkan Syair :

         Wahai orang yang lalai, padahal Allah menjaganya

        Dari semua bahaya yang merayap di kegelapan

       Bagaimana mata tertidur dari sang Raja

       Padahal banyak kenikmatan datang dari-Nya

Pemuda itu bangkit dan berkata, “Rabbi, inikah yang engkau lakukan terhadap orang yang mendurhakai-Mu, lantas bagaimana kasih sayang-Mu kepada orang yang ta’at kepada-Mu?” kemudian ia pergi

Aku bertanya, “ mau kemana?”

Ia menjawab, “Aku mau pergi ke pedesaan. Demi Allah, Aku tidak akan kembali ke kota selama-lamanya.

Wallahu A’lam

Kisah ini disebutkan oleh Ibnu Qudamah didalam kitabnya, At-Tawwabiin (hal 135-136)


0 comments:

Posting Komentar